Gelar "Bandung Creative City" Nyaris Tercoreng Gara-gara Rabbit Town


Baru-baru ini pengguna media sosial digemparkan oleh WISATA SELFIE Jl Ranca Bentang 30, Ciumbuleuit, Bandung (seberang Bumi Sangkuriang) yang bernama Rabbit Town.

Tempat wisata yang baru diresmikan pada 11 Januari 2018 tersebut telah menyita banyak perhatian. Selain karena wahana selfie-nya yang memang menarik, seperti wishing wall, sticker room, dove garden, love lock, monkey groove, koi feeding, love light experience, bambi love, hingga rabbit villa. Rabbit Town juga menjadi bahan perbincangan karena desain interiornya diduga telah menjiplak hasil karya seniman luar negeri.

Hal itu berawal dari cuitan  pemilik akun Twitter @sobatindi3.


Dan hal tersebut menimbulkan berbagai macam reaksi dari pengguna media sosial.

"Meniru nggak apa-apa, tapi kalau sampai dikomersilkan dan tidak dicantumkan itu inspirasi dari karya aslinya, keterlaluan," ujar @rikiisugianto.

"Meniru dan mengambil inspirasi itu dua hal yang berbeda. Mereka jiplak karya orang lain murni karena "aesthetics" tapi menghiraukan value lain yang diproyeksikan dari karya itu sendiri. Not only is this blatant plagiarism, it also reduces the meaning these arts carry entirely," kata @deepfriedoreo.

"Bisa jadi si konseptor modal googling aesthetic doang, comot sana sini, bikin RAB, ngajuin ke pemilik modal, acc, tada! Jadilah ini cafe atau apapun namanya. Bisa dipastikan kalau konseptor tempat ini yang nggak kreatif. Bukan Bandungnya. Yang penting hits. Itu visi nya. Meski dengan menjiplak," kata @irraOCTAVIA.

Selain itu, ternyata isu plagiat ini juga dikomentari oleh akun internasional @diet_prada.



Namun, hingga kini pihak Rabbit Town tidak mau memberikan tanggapannya terkait isu plagiat tersebut.

"Mohon maaf, nggak bisa ngeliput tanpa seizin pihak kami. Harus kirim company profile terlebih dahulu. Di ACC-nya apa enggak bisa tunggu konfirmasi dari kami," kata pihak Rabbit Town melalui pesan WhatsApp. Saat ditanya lebih lanjut soal prosedur peliputan, dia tidak membalas.

Posting Komentar
Diberdayakan oleh Blogger.